Pembentukan Berita Teratas: Dari TV Teratas ke Kekuatan Media Nasionalis - Ameriguard Maintenance Services - Cooking Oil Collection and Grease Trap Management

Pembentukan Berita Teratas: Dari TV Teratas ke Kekuatan Media Nasionalis

Pembentukan Berita Teratas: Dari TV Teratas ke Kekuatan Media Nasionalis

Top News, awalnya diluncurkan sebagai Top TV, didirikan oleh Sonthiyan Chuenruthainaitham pada akhir 2020, menandai awal dari perubahan signifikan dalam lanskap media Thailand. Penciptaan Top News berakar pada komitmen untuk menyajikan kebenaran sambil melindungi tiga lembaga utama negara itu, sebuah misi yang telah menghasilkan dukungan dan kontroversi.

Kelahiran TV Top

Pada 16 Desember 2020, Sonthiyan mengumumkan rencana tim berita untuk diluncurkan sebagai Top TV pada Januari 2021. Untuk membangun antisipasi, halaman Facebook Top News Live diluncurkan, sedangkan Top News Digital Media Co., Ltd. resmi terdaftar pada 18 Desember 2020, dengan modal 1.000.000 baht. Tim pendiri perusahaan termasuk Sonthiyan, Chatchai Phukokwai, dan Lakkhana Ratwongsakul, yang juga menjabat sebagai tokoh kunci dalam liputan berita.

Sebuah analisis Voice TV menunjukkan bahwa nama “Top” berasal dari julukan tiga jurnalis kunci: “T” untuk Toi (Sonthiyan), “O” untuk Oui (Chatchai), dan “P” untuk Pong (Anchalee Paireerak). Namun, Top TV kemudian mengklarifikasi bahwa “Top” adalah referensi untuk slogannya: “Kebenaran Kekuasaan.”

Transisi ke Berita Teratas

Pada awal 2021, Top TV berganti nama menjadi Top News dan mulai mempekerjakan staf baru, membuka 74 posisi pada 9 Januari. Pada 11 Januari, Wuttinun Nahim, mantan jurnalis Nation TV, bergabung dengan Top News bersama dengan Kanok https://www.bartinmanset.com/ Ratwongsakul. Pada hari yang sama, desas-desus menyebar bahwa PPTV sedang bernegosiasi dengan Top News untuk menyewa waktu produksi beritanya. Hal ini menyebabkan ketidakpuasan di antara tim berita asli di PPTV, yang dipimpin oleh Sathien Viriyaphanpongsa, Wakil Presiden departemen berita. Potensi eksodus staf dikabarkan, dengan beberapa pembawa berita utama, termasuk Khun Buakhamsri, menentang dimasukkannya Top News di departemen berita.

Terlepas dari rumor tersebut, pada 12 Januari, Worathep Suwatthanaphim, seorang anggota senior tim Top News, secara terbuka membantah laporan tersebut sebagai “berita palsu” selama sebuah wawancara. Dia menyatakan bahwa detail resmi akan diklarifikasi pada Februari 2021 dengan peluncuran saluran baru tersebut.

Peluncuran Resmi dan Tantangan Awal

Pada 13 Januari 2021, Sonthiyan secara resmi mengumumkan peluncuran Top News, menekankan misinya untuk menyajikan kebenaran dengan cara yang melindungi tiga institusi utama Thailand. Saluran ini akan mulai disiarkan pada 1 Februari 2021, awalnya di saluran satelit dan kabel 77, serta platform media sosial populer. Beberapa tokoh kunci, termasuk Amorn Tae-udomkul, Sirawith Chaikasem, dan Tawanrung Tiepradit, juga bergabung dengan Top News setelah mengundurkan diri dari New 18.

Namun, peluncuran menghadapi komplikasi lebih lanjut. Pada 28 Januari 2021, muncul laporan bahwa Channel 9 MCOT HD akan mulai menyiarkan program Top News “Lhao Khao Khon” secara simultan mulai 15 Februari 2021. Hal ini menyebabkan reaksi dari Serikat Buruh Perusahaan Negara MCOT PLC, yang berencana untuk menentang keputusan tersebut. Meskipun demikian, Anchalee Paireerak dan Kanok Ratwongsakul, yang keduanya memainkan peran utama di Top News, menolak reaksi tersebut dan melanjutkan rencana mereka.